Perintah Penangkapan Seungri Ditolak Di Pengadilan, Ini Penjelasan Lengkap Hakim

0
53

Polisi membuat Surat Permohonan Penangkapan Seungri atas tuduhan prostitusi dan penggelapan dana telah ditolak oleh hakim di pengadilan.

Hari ini, kepala hakim pengadilan distrik pusat Seoul Shin Jong Yeol mengadakan peninjauan atas perintah penangkapan Seungri.

Hakim mengatakan “bagian utama atas tuduhan penggelapan dana, masih dapat diperdebatkan. Namun sisa dari tuduhan itu (mucikari, prostitusi, dll) masih sulit diterima, termasuk (tuduhan) penghacuran bukti.”
Dengan demikian hakim menolak untuk menahan Seungri.

Sebelumnya pada tanggal 10 Mei, pengacara Do Jin Ki, mantan hakim senior di pengadilan distrik Seoul utara, mengatakan kepada ‘ruang inventarisasi’, sebuah acara dichannel A. Bahwa Seungri diselidiki 18 kali oleh polisi.
Dari situ dapat dinilai bahwa Seungri sama sekali tidak berniat untuk melarikan diri (dari semua proses penyelidikan).

Dia menambahkan, “pertama-tama, kecurigaan penghancuran bukti dapat diterima secara teoritis saat ia membantah semua tuduhan. Masalahnya adalah pentingnya tuduhan pidana. Contohnya, jika kamu tidak mengikuti pelatihan militer beberapa kali, lalu kamu tidak mengeluarkan surat izin (alasan yang jelas), pentingnya tuduhan kriminal harus diakui sampai batas tertentu.”

“Yang pertama dari tuduhan Seungri adalah Pelacuran (mucikari). Dalam kasus ini, Seungri tidak memiliki catatan kriminal serupa. Selain itu, pelacuran bukanlah sesuatu yang dapat diputuskan dan ditangkap atau dijatuhi hukum penjara.”

“Dan jika anda perhatikan ceritanya, peran Seungri adalah menghubungkan pelacuran dengan pengusaha Jepang. Lalu ia mengirimkan uang ke pelacur. Jika ini terjadi maka ada ilegalitas yang lain, bahkan pada kasus prostitusi biasa. (Sedangkan tidak ada catatan kriminal ilegalitas yang dimaksudkan untuk Seungri)” Lanjutnya.

“Tuduhan lainnya, yaitu penggelapan dana, jika kamu perhatikan rincian transfernya, dikatakan bahwa perusahaan menggelapkan dana burning sun sekitar 500 juta won, menurut pihak Seungri, itu merupakan biaya (gaji) dari merk dagang (atas namanya) dan biaya konsultasi. Jika ini benar, maka tidak akan terlambat untuk mengirimkannya ke pengadilan. Dapat Dipastikan, bahwa Seungri dipaksa untuk mengakui kejahatan dengan membawanya ke tahanan pada tahap penyelidikan.

Jadi, saya kira tidak ada kemungkinan surat permohonan penangkapan untuk Seungri, jika kita memperhatikan point-point tersebut.” Tutupnya.

Tinggalkan Komentar!